Selasa, 25 Februari 2014

Kenyataan Menarik Tentang kayu Balsa

Pesawat Model tidak berbeda dibandingkan jenis lain dari mesin terbang, baik yang besar atau kecil - semakin ringan pesawat model itu dibuat, semakin baik ia akan terbang! Dengan memperhatikan hal itu, mudah untuk memahami mengapa kayu balsa telah menjadi bahan baku untuk konstruksi pesawat model  sejak pertama kali kayu balsa tersedia di AS pada akhir tahun 1920. Kekuatan kayu balsa yang luar biasa terhadap perbandingan beratnya memungkinkan penggemar pesawat model untuk membangun  pesawat model dari kayu balsa yang tahan lama yang terbang dengan cara yang benar-benar realistis. Balsa juga mempnunyai karakteristik mampu menyerap guncangan dan getaran dengan baik dan dapat dengan mudah dipotong, dibentuk, dan direkatkan dengan peralatan tangan sederhana.

Dari Manakah kayu Balsa Berasal?

Pohon kayu balsa tumbuh secara alami di hutan hujan lembab Amerika Tengah dan Selatan. Jangkauan alamnya meluas ke selatan dari Guatemala, melalui Amerika Tengah, di sebelah utara dan barat pantai Amerika Selatan sampai Bolivia. Namun, negara kecil Ecquador di pantai barat Amerika Selatan, merupakan sumber utama dari pesawat model kayu blasa berkualitas di dunia. Pohon kayu balsa membutuhkan iklim yang hangat dengan banyak curah hujan dan drainase yang baik. Karena alasan itu, pertumbuhan terbaik dari kayu balsa biasanya tumbuh di tanah tinggi diantara sungai tropis. Ecquador memiliki geografi yang ideal dan iklim yang baik untuk menanam pohon balsa. Nama ilmiah untuk kayu balsa adalah "lagopus ochroma". Sementara kata balsa itu sendiri berasal dari bahasa Spanyol yang berarti rakit, mengacu pada kualitas pengapungan yang sangat baik. Di Ecquador itu dikenal sebagai "Boya", yang berarti "pelampung". 

Berapa lama waktu yang dibutuhkan kayu balsa untuk tumbuh?

Pohon kayu balsa adalah pohon kayu yang mempunyai laju pertumbuhan paling cepat sekali di dunia. Pohonnya dapat tumbuh dari bibit yang kecil (kecambah) hingga setelah berusia 6 bulan, pohonnya sudah bisa tumbuh kira-kira diameternya mencapai 1,5 inches ( 3.8 cm), sementara tingginya bisa mencapai 10 - 12 ft (3 - 4 m). Dalam kurun waktu 6 sampai dengan 10 tahun, pohon sudah siap untuk dipanen atau dipotong, dan pohon telah mencapai ketinggian 60ft - 90 ft (18 m sampai dengan 27 m), serta mempunyai diameter antara 12 - 45 inches (0,3 m sampai dengan 1 m) .  Jika dibiarkan terus tumbuh, kayu baru yang tumbuh pada lapisan luar menjadi sangat keras dan pohon mulai membusuk di bagian tengahnya.
Pohon kayu balsa tumbuh tegak menjulang tinggi dengan diameter batang sekitar 30 cm hingga 100 cm, dan diatapi mahkota daun yang besar serta rimbun pada bagian ujung atau pucuk pohonnya. Setiap pohon kayu balsa bisa menghasilkan ratusan ribu bibit. Bibit ini secara hati-hati diambil dan disemaikan hingga berkecambah dan yang baik ditanam di lahan pertanian.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar